Hand Drawing Bale

Hand Drawing Bale PROJECT.

Hand DrawingBalePROJECT.

Hand DrawingBalePROJECT.

Kategori Virtual Project
Metode Architectural Sketch
Klien Internal Studio (Eksplorasi)
Lokasi Jakarta Barat, Indonesia
Skala Paviliun / Konseptual
Scroll

Sentuhan
Analog dalam
Era Digital.

Virtual Project Hand Sketch Vernacular Bale Concept

Proyek Hand Drawing Bale lahir dari inisiatif untuk melestarikan nilai sentuhan tangan (human touch) di tengah arus deras arsitektur komputasional. Fokus desain ini bertumpu pada interpretasi modern dari "Bale" — paviliun vernakular tradisional yang dihidupkan melalui tarikan garis tinta dan teknik rendering marker.

Sebagai desain konseptual virtual yang berlokasi imajiner di kawasan lanskap Jakarta Barat, pendekatan arsitekturalnya mengutamakan perpaduan antara struktur kayu ekspos dan atap peneduh tropis. Metode ilustrasi manual memungkinkan arsitek menyampaikan rasa, kedalaman, dan atmosfer (ambiance) ruang dengan cara yang lebih puitis dan personal dibandingkan perangkat lunak render.

Karya ini menjadi representasi bahwa fondasi dari setiap proyek monumental selalu diawali dari selembar kertas kosong. Eksplorasi sketsa ini digunakan sebagai media komunikasi visual yang jujur sebelum mentransisikannya ke tahap digitalisasi BIM atau permodelan 3D yang lebih kaku.

Catatan Proyek

Sketsa arsitektur manual bukan hanya tentang menggambar bangunan, melainkan medium pemikiran (thinking tool). Ketidaksempurnaan garis justru membawa karakter, emosi, dan spontanitas yang sering kali hilang dalam representasi piksel digital.

100%
Analog Process
Dikerjakan sepenuhnya tanpa intervensi perangkat render 3D.
Bale
Vernacular Roots
Interpretasi ruang tropis dari struktur paviliun tradisional.
Art
Design Medium
Penggunaan tinta presisi dan teknik pewarnaan marker alkohol.
Virt
Project Scope
Eksplorasi desain konseptual untuk studi internal studio.

Lokasi Tapak.

Koordinat −6.1683°, 106.7588°
Region Jakarta Barat, Indonesia
Proyek Hand Drawing Bale — Virtual
Hand Drawing Bale
Jakarta Barat, Indonesia — Virtual Project

Proses Sketsa
Manual.

Setiap goresan merupakan hasil terjemahan langsung dari imajinasi spasial arsitek. Proses manual ini menuntut presisi persepsi perspektif dan pemahaman material yang kuat tanpa bantuan kalkulasi mesin.

01

Ideation & Form

Pencarian gagasan massa bangunan melalui sketsa kasar (thumbnail sketch) untuk menemukan proporsi atap dan pilar yang ideal.

02

Perspective Setup

Menentukan titik hilang (vanishing points) dan garis horizon secara manual di atas kertas untuk membangun kedalaman ruang yang akurat.

03

Line Drafting

Menebalkan struktur geometri (inking) menggunakan drawing pen berbagai ukuran untuk memberikan hierarki ketebalan garis (line weight).

04

Texture Hatching

Memberikan detail material fisik seperti serat kayu, pola batu alam, maupun genteng melalui teknik arsir silang dan hatching.

05

Marker Rendering

Pewarnaan menggunakan marker alkohol (Copic/Touch) berlapis untuk menciptakan bayangan, highlight, serta gradasi cahaya matahari.

06

Digital Post-Pro

Pemindaian (scanning) hasil gambar manual pada resolusi tinggi untuk selanjutnya dilakukan koreksi level warna dan pengarsipan digital.

Medium
Analog.

Peralatan yang digunakan dalam proyek konseptual ini bertumpu pada perkakas seni rupa klasik yang dipadukan dengan tahap akhir digitalisasi.

Fine Pen
Markers
A3 Paper
Photoshop
Orek Architecture — Full BIM Studio

Mulai Proyek
Anda.

Baik untuk infrastruktur skala kampus, fasilitas industri, maupun hunian premium — kami siap mengeksekusi dengan standar BIM tertinggi.